Forum Nusansifor

Full Version: Ajax, jQuery, Browser
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
lama sekali tidak menyambangi 'padepokan' mas jawaad, gimana kabarnya mas? semoga baik2 saja...
saya pengen tanya, apa perbedaan antara Ajax dengan jQuery dan apa pengaruhnya ke browser?
belakangan saya suka utak-atik script html yang mengandung script jQuery, cantik memang, tapi browser Opera sangat terpengaruh, pergerakan di layar jadi lambat...

saya jadi agak mikir2 lagi, tadinya mau mempercantik intranet...

di antos waleranana, hatur nuhun...
Halo mas r45 Smile

hehehe, 'padepokan' sederhana yang jarang dikembangkan nih, agak sibuk jg sih, jadi agak kurang uptodate nih. saya baik2 saja, semoga Anda jg kabar baik2 saja ya.. amiin.

mengenai Ajax dan jQuery.
Ajax, dalam praktisinya adalah interface client-side (Browser) melalui bahasa Javascript mengirim data ke server-side (melalui PHP/ASP), lalu respon dari server-side tsbt dikembalikan ke client-side, tanpa harus reload seluruh isi halaman website.

contoh script Ajax (tdk menggunakan jQuery):
http://www.nusansifor.com/2009/11/unlimi...hain-ajax/
script diatas dapat berlaku bukan hanya untuk chain select, bisa dikembangkan kearah yg lain, yg penting logika nya sudah dapat, yaitu interaksi antar client-sida dengan server-side.

jQuery adalah salah satu framework bahasa Javascript untuk mepermudah dan merapihkan susunan bahasa kita, dan juga disediakan kumpulan script yg sering dipakai sudah siap digunakan, termasuk juga ada fasilitas Ajax didalamnya.

Jadi jika kita menggunakan jQuery tanpa ada interaksi dgn server-side (PHP/ASP), namanya bukan Ajax, hanya javascript saja, misalkan datepicker, tab, accordion, animasi show/hide/toggle dll.

Oh ya, pengaruh lambatnya Browser dalam penggunaan javascript memang iya benar jika kita terlalu banyak menggunakan jQuery atau framework javascript lainnya.

Cara untuk meminimalis pemborosan source dalam client-side javascript di jQuery:
1. gunakan jQuery source yang file compress atau mini (dapat di download di web jQuery).
2. gunakan script atau plugin seperlu mungkin, jangan selalu di load jika tdk diperlukan.

Begitu saja menurut sepengatahuan saya ya.
Semoga bermanfaat Mr Green musik musik musik
waduh, penjelasan yang gamblang dan tentu saja sangat bermanfaat (terutama buat saya), memang mantap kalo dapat jawaban dari 'suhu'-nya...

jadi memang untuk tampil cantik ada konsekuensinya rupanya, jadi kesimpulannya memang intranet saya 'asal cukup cantik' saja Smile

kalo saya perhatikan, setiap script yang berasal dari CodeCanyon selalu terdapat file js dan css, kalo css tidak berpengaruh besar pada kinerja browser kan?

r45-tukang cumat-comot Mr Green musik Yihaa
Hello mas,

Kalau mau serius untuk mengecek kecepatan akses website, bisa dicek secara online, dan bahkan diberitau solusinya, berikut list yg saya tau:
http://gtmetrix.com/
http://pagespeed.googlelabs.com/

nanti disitu masukan alamat website nya yg ingin dicek.

Nah disitu yg dicek keseluruhan, JS, HTML, DNS, dll.. nah salah satunya adalah CSS juga, jadi CSS jg pengaruh, apalagi kalau boros dan banyak yg gak dipakai.

Begitu mas Mr Green musik musik musik Yihaa
wooowww, tools muantab... Surprised Shocked Idea Idea
itu sampe keliatan dalemannya... jadi malu...
tapi tools ini terpengaruh oleh jarak server ya? soalnya kalo saya test untuk server lokal lebih lambat dibanding dengan server yang ada di luar...

dan... nah lho, kalo saya coba cek google (baik com maupun co.id) malah tidak ada laporan apa2, scorenya pun 100, kok bisa begitu? tanya orang google jangan ya? Icon_lol

nah, jadi muncul pertanyaan deh, gimana caranya supaya daleman kita gak keliatan sama tools2 seperti itu?

kalo untuk di intranet, file2 php yang saya pecah-pecah (dipanggil dengan 'include') biasanya saya berlakukan session, jadi di file yang di include saya tambahkan pengecekan session yang yang diregister oleh index.php, maksudnya supaya file-file modular itu tidak bisa dipanggil langsung dari browser...

dengan cara begitu ampuh gak ya? ato ada cara yang lebih ampuh, secure dan simple dibanding dengan logika saya diatas?

Huh Huh Huh
sepertinya menurut saya, tools deteksi nya tidak menghitung kecepatan speed web server,, karena ini namanya page speed, bukan web server speed, page speed ini menilai isi dari konten gaya kode HTML, CSS, dan JS, secara menyeluruh.

untuk speedtest, bisa dicoba disini salah satunya:
http://host-tracker.com/

untuk test speed kecepatan internet modem lokal kita:
http://host-tracker.com/speedtest/

itu tools speed test berdasarkan lokasi sangat berpengaruh, testernya juga berasal dari beberapa lokasi server.
oya, nama domain baik lokal co.id ataupun yg international .com sepertinya tidak berpengaruh, yg pengaruh itu server lokasi kita, misalkan domain nya .co.id tapi server lokasi di US, berarti kecepatan nya sangat cepat di US, juga sebaliknya misalkan domain .com tapi lokasi servernya di Indonesia akan sangat cepat akses dari Indonesia.

ya begitu sih menurut saya ya. Mr Green musik musik musik
beruntung sekali saya mendapat jawaban2 dar mas,,, sangat-sangat bermanfaat...

tapi itu untuk yang http://gtmetrix.com dan http://pagespeed.googlelabs.com ke google bisa dapet score 100 dan gak nampak apa2 gimana caranya ya?

kelihatannya untuk http://host-tracker.com/speedtest/ sama dengan http://www.speedtest.net ya, saya biasanya pake itu kalo mau test speed..

sekalian saya juga mau minta bantuan (kalau tidak mengganggu dan sempat) untuk mas bisa memberikan kritik dan saran ke homepage yang baru saya buat (address by PM).
hasil tes speed berdasarkan cara yang diperlihatkan oleh jawaad membuat saya terkejut