Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Perbedaan Kwitansi dan Invoice Beserta dengan Contohnya
#1
Tongue 
Kwitansi merupakan sebuah tanda jika ada transaksi penjualan di antara dua pihak, yakni pembeli dan penjual. Penggunaan dokumen tersebut memang tidak terlalu penting untuk perseorangan namun vital bagi bisnis. Sebab, dokumen itu digunakan dan dicatat ke dalam biaya beban atau pengeluaran serta direkap ke buku besar.


Misal, kamu merupakan seorang pebisnis restoran. Kamu tentunya harus membeli berbagai macam perlengkapan dan bahan makanan terhadap pihak supplier. Pengeluaran tersebut cukup besar sehingga sangat berpengaruh terhadap keuangan bisnismu. Oleh karena itu, kwitansi diperlukan agar bisa mengetahui seberapa banyak uang yang dikeluarkan.

Terlebih lagi, total pengeluaran yang tercatat di dalam dokumen tersebut bisa juga digunakan sebagai riset untuk mengetahui harga jual. Namun, saat ini, masih banyak pengusaha yang kebingungan mengenai perbedaaan kuitansi dengan faktur (Invoice). Kedua dokumen tersebut sama-sama penting untuk bisnis. Lantas, bagaimana cara mengetahui perbedaannya?

Perbedaan Kwitansi dan Invoice

Singkatnya, kwitansi merupakan sebuah dokumen transaksi yang dilakukan oleh pihak penjual dan pembeli. Di dalamnya terdapat detail barang yang sudah dibeli serta dengan jumlah harga yang harus dibayarkan. Sah atau tidaknya surat pembayaran ini tergantung dari pihak penjual. Jika mereka setuju serta tertera tandatangan di atasnya, dokumen tersebut berarti sah atau legal.

Di sisi lain, Invoice merupakan sebuah tagihan yang dikirimkan dari pihak penjual kepada pembeli atau penjual kepada supplier. Di dalamnya, terdapat detail pembayaran dan juga tenggat waktu kapan pihak pembeli harus melunasi tagihan yang telah disetujui masing-masing pihak. Lantas, apa perbedaan diantara keduanya?

Jadi, Invoice hanyalah sebuah dokumen yang diberikan kepada pihak kedua untuk membayarkan produknya. Sedangkan, kuitansi merupakan dokumen sah dimana produk telah dibayarkan. Dengan kata lain, dokumen ini diberikan apabila pihak kedua sudah melunasi semua tagihannya dari pihak pertama.

Walaupun begitu, keberadaan Invoice di dalam sebuah bisnis sangatlah penting. Jika pelanggan tidak mendapatkan surat ini, mereka tidak mengetahui kapan waktu batas pembayaran produk yang mereka beli. Buat Invoice sangatlah mudah dan juga gratis, bahkan bisa dikirim lewat email. Cari tahu lebih banyak dan daftar GRATIS tanpa biaya sepeserpun di Paper.id.

Ciri-ciri

Secara umum, seluruh aspek dalam pembuatan kwitansi pembayaran dan Invoice terbilang sama. Namun, ada beberapa ciri-ciri yang membedakan kedua dokumen penting di dalam bisnis tersebut. Apa saja perbedaannya?

1. Ciri-ciri Kwitansi
  • Terdiri dari dua bagian yaitu sub kanan dan kiri. Yang kanan (cetakan lebih kecil) diberikan kepada pihak penjual sebagai tanda bukti pembayaran diterima. Sedangkan, bagian lainnya ditujukan untuk ke pihak pembeli sebagai pihak yang membayarkan transaksi.

  • Dokumen rangkap atau terdiri atas dua surat dokumen yang berbeda. Masing-masing pihak, baik penjual dan pembeli, mendapatkan sebuah bukti pembayaran.

  • Tertera informasi lengkap dari kedua pihak, baik mengenai produk, jumlah uang yang harus dibayarkan hingga alamat. Bagian tanda tangan juga disiapkan sebagai bukti sah kedua pihak telah melakukan transaksi pembayaran.
2. Ciri-ciri Invoice
  • Invoice menyertakan tenggat waktu pembayaran sehingga pembeli tahu kapan ia harus melunasi produknya kepada pihak penjual. Di Paper.id, pihak pembeli juga bisa diingatkan untuk membayar tagihannya karena ada fitur bernama Invoice Reminder.

  • Setiap faktur juga harus memiliki nomor referensi yang berbeda-beda. Hal itu dilakukan agar kamu tidak memiliki faktur atau Invoice yang terduplikat sehingga mempengaruhi biaya atau beban pengeluaran dari bisnis.

  • Faktur diberikan sebagai tanda transaksi yang dilakukan oleh kedua pihak sedangkan kuitansi sebagai tanda jika kedua pihak telah menyelesaikan seluruh tagihan pembayaran.
Cara Membuat Kwitansi

Cara membuat kwitansi pembayaran sebenarnya mudah karena Microsoft Word dan Excel telah menyediakan templatenya gratis buat kamu para pemilik bisnis. Gambar yang tertera di dalam contoh di atas juga menjadi salah satu buktinya. Namun, apa saja komponen penting yang harus ada di dalamnya?

Sebuah surat pembayaran yang sah seharusnya menyertakan logo perusahaan dan juga tanda tangan. Sebab, kedua hal tersebut sangat penting untuk legalitas dokumen. Jangan lupa juga menyertakan detail produk dan juga jumlah uang yang telah dibayarkan pihak pembeli kepada penjual.

SUMBER ARTIKEL: Perbedaan Kwitansi dan Invoice Beserta dengan Contohnya
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)